Loa Raya Siapkan Petani Hadapi Era Modern dengan Pertanian Berkelanjutan
Kepala Desa Loa Raya, Martin. (pic :Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong
Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), menetapkan pertanian sebagai pilar utama
pembangunan ekonomi desa.
Pemerintah desa
menargetkan peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan, penyediaan sarana,
hingga pemanfaatan teknologi modern agar masyarakat lebih siap menghadapi
tantangan zaman.
Kepala Desa Loa Raya,
Martin, menekankan bahwa pola pertanian tradisional tidak lagi cukup untuk
menopang kebutuhan ekonomi. Menurutnya, petani harus mampu beradaptasi dengan
perkembangan teknologi agar hasil panen lebih maksimal.
“Kami ingin mengubah
mindset petani agar lebih terbuka dengan teknologi. Dengan begitu, hasilnya
bisa lebih optimal,” ujarnya, Kamis (28/08/2025).
Sebagai langkah awal,
Martin menyebut Pemdes Loa Raya telah mengajukan bantuan alat dan mesin
pertanian (alsintan) kepada Pemerintah Daerah.
“Selain itu kami juga
mempersiapkan program pelatihan teknis yang memang nantinya guna membekali
petani dalam mengoperasikan peralatan modern sekaligus memahami praktik
pertanian ramah lingkungan,” jelasnya.
Martin menyebut,
mekanisasi pertanian dapat mempercepat pekerjaan di lapangan, namun tetap harus
diimbangi dengan teknik budidaya yang tepat.
“Kalau traktor dan
mesin perontok sudah tersedia, pekerjaan bisa lebih cepat. Tapi teknik bertani
juga harus ikut diperbaiki,” jelasnya.
Tak hanya soal alat,
dirinya juga mengatakan pemerintah desa juga memastikan dukungan bibit unggul
dan pupuk untuk kelompok tani.
Upaya ini diharapkan
mampu menjaga produktivitas lahan, meningkatkan kualitas hasil panen, sekaligus
memperluas pasar hingga ke luar wilayah lokal.
Dirinya pun
menegaskan bahwa arah pembangunan desa tidak hanya mengejar hasil panen semata,
tetapi juga menekankan aspek keberlanjutan.
“Pertanian bukan
sekadar soal panen. Yang lebih penting adalah menyiapkan generasi ke depan agar
tetap memiliki lahan produktif. Karena itu, aspek keberlanjutan selalu kami
tekankan,” tegasnya.
Selain memperkuat
sumber daya petani, Desa Loa Raya juga berorientasi pada pembangunan ekosistem
pertanian yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan dinamika pasar.
Strategi ini dinilai penting agar pertanian tetap menjadi sektor yang tangguh
di masa mendatang.
Kades Loa Raya ini
juga yakin dengan perencanaan yang matang, pertanian diwilayahnya bisa
berkembang lebih pesat.
Terlebih didukung dengan program pelatihan yang diyakini akan memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kalau pertanian
berhasil, otomatis kesejahteraan masyarakat meningkat. Itulah arah pembangunan
yang kami kejar,” pungkas Martin. (Adv/Tan)